BUDAYA BARU

Senin, 15 Juni 2009


[Tinggalkan Budaya Membuang Sampah]
Sampah kian lama kian menjadi bermasalah hingga makin kronis dan rumit. Hingga kini kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara benar masih rendah. Hal itu tidak lepas dari keterlanjuran kita menganggap bahwa :

”Semua sampah adalah barang yang tidak ada gunanya, menjijikan, harus dibuang dan dilenyapkan dari pandangan mata”.
Terbentuk pola pikir yang membenci sampah. Membuang dan melenyapkan sampah dari pandangan mata, bukan budaya untuk mengelola sampah.

Kebiasaan yang sudah terpatri dalam diri seseorang memang sulit diubah. Tetapi melanggengkan kebiasaan buruk jelas merupakan kesalahan. Tidak ada jalan lain kecuali meluruskannya. Kebiasaan menempatkan sampah yang tidak semestinya, membakar dan mengubur sampah yang tidak bisa hancur merupakan kebiasaan yang menimbulkan kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan manusia. Sampah jaman ini tidak cocok lagi di kelola dengan cara lama KUMPUL – ANGKUT – BUANG. Saatnya kita melakukan perubahan sistem pengelolaan sampah.

Sesulit apapun, memperbaiki kebiasaan masyarakat agar mengelola sampah dengan benar wajib dilakukan. Menjadi keharusan bagi kita untuk menyelamatkan bumi, menjaga dan memelihara ciptaan-Nya - bukan malah merusaknya. Kita perlu mewariskan kebiasaan baik kepada anak cucu kita dalam mengelola sampah. Ditengah maraknya masalah sampah, terciptalah sistem pengelolaan sampah secara mandiri, produktif dan ramah lingkungan berbasis masyarakat yang dianimasi oleh para Suster Puteri Kasih. Didasari niat yang kuat dan ikhlas serta kerja keras bahu membahu, secara perlahan-lahan pengelolaan sampah sistem baru ini dapat diterapkan di jajaran unit pelayanan kami : Sekolah, Klinik, Panti Asuhan, Rumah Singgah dll. Kami memberi perhatian pada sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang. Sampah plastik tersebut kami buat kerajinan.

Diposting oleh produk pengolahan sampah plastik di Senin, Juni 15, 2009  
0 komentar

Posting Komentar